Artikel Arofahmina

Berbagai Informasi Seputar Tentang Umroh dan Haji

EDUKASI, 30 Agustus 2017

JAMARAT MINA

Setelah bermalam di Muzdalifah dan tengah malam telah berlalu, selanjutnya perjalanan menuju Mina. Jarak Muzdalifah - Mina kira-kira 5 KM, namun karena padat waktu perjalanan akan memakan waktu kira-kira 2-5 jam. Ritual haji di jamarat Mina dinilai terberat karena jarak tempuh perkemahan ke lokasi rata-rata lebih dari 4 KM ditempuh berjalan kaki setiap hari selama tiga hari.

Lemparan jumrah pertama dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah yaitu lempar jumrah aqobah sebanyak 7 butir. Setelah selesai lempar jumrah aqobah boleh bercukur/menggunting rambut, diperbolehkan mengenakan pakaian biasa.
Melempar ketiga Jumrah pada tanggal 11 Dzulhijah. Yaitu Jumrah Ula, Jumrah Wusta dan Jamrah Aqobah. Masing-masih dilempar 7 kali/7 kerikil.
Melempar ketiga Jamrah pada yanggal 12 Dzulhijah. Yaitu Jumrah Ula, Jamrah Wusta dan Jamrah Aqobah. Masing-masih dilempar 7 kali/7 kerikil.
Bagi yang Nafar Akhir melempar ketiga jumrah lagi pada tanggal 13 Dzulhijah. Yaitu Jumrah Ula, Jamrah Wusta dan Jamrah Aqabah. Masing-masih dilempar 7 kali/7 kerikil.

Selama di Mina, jemaah haji Indonesia harus menempuh jarak lumayan jauh ke tempat lempar jumrah. Kepadatan daerah jamarat dari tahun ke tahun tidak pernah surut. Oleh karena itu diperlukan banyak kesiapan antara lain memperhatikan jalur dari kemah ke jamarat agar tidak tersesat.

sumber : gomuslim.com