Artikel Arofahmina

Berbagai Informasi Seputar Tentang Umroh dan Haji

EDUKASI, 29 Agustus 2017

BERMALAM DI MUZDALIFAH

Bermalam di Muzdalifah Setelah wukuf di Arafah, ketika hari mulai sore saat matahari tenggelam pada tanggal 9 Dzulhijah, jemaah haji secara keseluruhan bergerak ke Muzdalifah untuk bermalam atau mabit. Bergerak dalam talbiyah dan dzikir kepada Allah. Mabit di Muzdalifah artinya barmalam atau berhenti sejenak atau menginap di Muzdalifah pada malam 10 Dzul Hijjah selepas wukuf di Arofah. Dibagian sebelah barat dari Muzdalifah ini terletak Masy'aril Harom, yaitu gunung Quzah. Mufassir lain mengatakan, Masy'aril Harom adalah Muzdalifah seluruhnya. “Jika kamu telah selesai dari Arafah, maka berzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram (Muzdalifah).” (Q.S. Al-Baqarah: 198)

Mabit di Muzdalifah hukumnya wajib, kecuali bagi seseorang yang mendapat udzur, misalnya: bertugas melayani jama'ah, sakit, merawat orang sakit, menjaga harta dan lainnya. Di Muzdalifah jemaah Haji melakukan mabit, minimal telah melewati tengah malam, yang lebih utama mabit dilakukan sampai selesai shalat Subuh sebelum berangkat ke Mina untuk melakukan Jumrah Aqabah.
Rasul bersabda, “Haji adalah wukuf di Arafah.”

sumber : gomuslim.com
editor : Ust Mujab