Artikel Arofahmina

Berbagai Informasi Seputar Tentang Umroh dan Haji

EDUKASI, 28 Agustus 2017

WUKUF DI ARAFAH

Haji itu di Arafah. Barang siapa yang datang pada malamnya jam’in (tanggal 8) sebelum terbitnya fajar, maka ia menjumpai hajinya (hajinya sah). (HR.Tirmidzi)
.
TATACARA PELAKSANAAN WUKUF 
1. Melaksanakan sholat Dzuhur dan Ashar dijama’ kemudian menghadap kiblat, memperbanyak istighfar, berdzikir dan berdo’a baik untuk diri pribadi maupun orang lain, mengenai kepentingan agama atau dunia disertai taqwa dan perhatian penuh, sambil mengangkat kedua tangan. Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.

2. Setelah Maghrib, lalu perlahan-lahan meninggalkan padang Arafah menuju ke Mudzalifah dengan tenang dan tentram.

Ketika melakukan haji itu gerakan yang pertama bermula di Arafat. Berhenti (wukuf) di Arafah ketika matahari sedang terik-teriknya dimaksudkan agar kita memperoleh kesadaran, wawasan, kemerdekaan, pengetahuan, dan cinta di siang hari. Begitu matahari terbenam, maka wukuf di Arafat berakhir.

Perjalanan haji adalah perjalanan menuju Allah dan merupakan gerakan abadi yang tidak pernah berhenti. Perjalanan kembali kepada Allah terbagi menjadi tga tahap yaitu Arafat, Masy’ar (Mudzalifah) dan Mina. Arafat berarti pengetahuan dan sains, Masy’ar berarti kesadaran dan pengertian, serta Mina berarti cinta dan keyakinan. Arafat melambangkan awal penciptaan manusia.

Semoga Keluarga Arofahmina yang saat ini berada di tanah suci dapat melaksanakan wukuf beberapa hari kedepan dengan lancar, khusyu' serta selalu diberi kesehatan. Aamiin

sumber: islamislami.com